Di sanctuary ini, setiap harimau memiliki nama, cerita, dan perjalanan hidupnya sendiri. Sebagian pernah hidup terlalu dekat dengan manusia. Sebagian kehilangan rumahnya. Sebagian datang dalam kondisi terluka. Dan sebagian lainnya lahir bersama harapan baru.
Sebagian pernah hidup terlalu dekat dengan manusia. Sebagian kehilangan rumahnya. Sebagian datang dalam kondisi terluka. Dan sebagian lainnya lahir bersama harapan baru.
Tidak semua harimau dapat kembali ke hutan. Namun bagi mereka yang berhasil pulih, alam tetap menjadi rumah terbaik. Setiap langkah mereka kembali ke alam liar adalah harapan baru bagi Sumatera.
Sebagian harimau telah pergi. Namun kisah mereka tetap menjadi bagian dari perjalanan konservasi ini. Mereka pernah hidup, pernah berjuang, dan pernah menjadi bagian dari hutan Sumatera yang terus kami jaga.
Pulang menuju alam liar di Taman Nasional Kerinci Seblat
Ditemukan mati di kawasan Renah Kayu Embun, Kerinci, meninggalkan kenangan yang terus menguatkan perjuangan konservasi
Pernah merasakan kembali kebebasan hutan di Taman Nasional Kerinci Seblat
Ditemukan mati di kawasan hutan Gunung Raya, Kerinci, namun perjalanannya akan selalu menjadi bagian dari harapan bagi harimau sumatera